Kamis, 06 Oktober 2016

SEJARAH PERKEMBANGAN KOMPUTER

Tugas sejarah perkembangan komputer

NAMA : Anisa Nadya Nassaid
npm      : 11413141
kelas     : 4ib03


Sekarang ini penggunaan komputer sudah menjadi hal yang biasa digunakan untuk kalangan umum, dibandingkan dengan tahun-tahun awal dalam pembuatan komputer yang masih dalam bentuk besar dan belum bisa dibawa kemana-mana (portable). Dibandingkan dengan era dahulu dimana penggunaan komputer hanya terbatas pada instansi-instansi besar yang dalam penggunannyapun kebanyakan hanya digunakan sebatas untuk mengetik laporan dan semisalnya saja. Namun pada era sekarang ini komputer sudah berkembang lebih jauh lagi, khususnya pada urusan teknologi dan bentuk fisik dari komputer itu sendiri yang cukup signifikan perubahannya. Untuk itulah tugas kali ini akan membahas tentang ``Evolusi Arsitektur Komputer`` 
A.Struktur Dasar Komputer.

Suatu sistem komputer terdiri dari lima unit struktur dasar, yaitu:
·                     Unit masukan (Input Unit) yaitu dimana terdapat perintah atau instruksi yang dilakukan kepada komputer oleh pengguna
·                     Unit kontrol (Control Unit) merupakan suatu unit yang berfungsi untuk mengontrol atau mengendalikan semua yang terdapat dalam komputer
·                     Unit logika dan aritmatika (Arithmetic & Logical Unit / ALU) adalah suatu unit dimana berisi fungsi-fungsi logika dan matematika atau perhitungan
·                     Unit memori/penyimpanan (Memory / Storage Unit) yaitu unit penyimpanan dana yang dilakukan komputer
·                     Unit keluaran (Output Unit) merupakan suatu hasil yang diharapkan dari suatu inputan yang telah dimasukkan
        Arsitektur komputer mempelajari atribut-atribut sistem komputer yang terkait dengan seorang programmer dan memiliki dampak langsung pada eksekusi logis sebuah program, contoh : set instruksi, jumlah bit yang digunakan untuk merepresentasikan bermacam-macam jenis data (misal bilangan, karakter), aritmetika yang digunakan, teknik pengalamatan, mekanisme I/O. Arsitektur komputer dapat bertahan bertahun-tahun tapi organisasi komputer dapat berubah sesuai dengan perkembangan teknologi. Pabrik komputer memproduksi sekelompok model komputer, yang memiliki arsitektur sama tapi berbeda dari segi organisasinya yang mengakibatkan harga dan karakteristik unjuk kerja yang berbeda.
        Arsitektur Komputer lebih cenderung pada kajian atribut–atribut sistem komputer yang terkait dengan seorang programmer. Contohnya, set instruksi, aritmetika yang digunakan, teknik pengalamatan, mekanisme I/O.Sebagai contoh apakah suatu komputer perlu memiliki instruksi pengalamatan pada memori merupakan masalah rancangan arsitektural. Apakah instruksi pengalamatan tersebut akan diimplementasikan secara langsung ataukah melalui mekanisme cache adalah kajian organisasional.

Perspektif Historis

        Historis/sejarah arsitektur komputer yaitu :
1.                   1940 – 1956 : Relay dan Tabung Vakum
2.                   1956 – 1963 : Dioda dan Transistor
3.                   1964 – 1971 : Integrated Circuit (SSI/MSI)
4.                   1971 – Sekarang : Mikroprosesor (LSI/VLSI)
5.                   Sekarang – Masa depan : Kecerdasan Buatan
·                     Generasi I (1940 – 1956)

>Menggunakan tabung vakum
>Menimbulkan suhu panas yang tinggi
>Membutuhkan tempat yang luas
>Lebih cepat daripada komputer mekanik
>Kapasitas penyimpanan terbatas (1000-4000 byte)
>Menggunakan punched card untuk memasukkan data
>Informasi bahasa mesin disimpan dalam magnetic drum
>Hasil operasi ditulis dalam kartu kosong

·                     Generasi II (1956 – 1963)

>Menggunakan transistor
>Magnetic core sebagai penyimpanan internal
>Kapasitas penyimpanan (4 – 32Kbyte)
>I/O lebih cepat (berorientasi pita)
>Bahasa pemrograman tingkat tinggi (COBOL,FORTRAN, ALGOL)
>Ukuran lebih kecil dari komputer generasi I
>Penurunan suhu dibandingkan komputer generasi I
·                     Generasi III (1964-1971)


>Menggunakan Integrated Circuit
>Magnetic Core dan penyimpanan yang padat (solidstate) berkapasitas 32Kb – 3Mb
>Lebih fleksibel dengan I/O. Berorientasi disk
>Ukuran lebih kecil dibandingkan dengan komputer generasi II
>Penggunaan bahasa pemrograman tingkat tinggi lebih luas
>Munculnya komputer mini
·                     Generasi IV (1971 – Sekarang)


>Menggunakan mikroprosesor
>Kapasitas penyimpanan lebih besar dari 3Mb
>Peningkatan dalam rancangan modular dan kompabilitas antara peralatan yang disediakan oleh pabrik yang berbeda
>Tersedianya program yang canggih untuk aplikasi tertentu
>Kecanggihan peralatan I/O yang meningkat
·                     Generasi V (sekarang – masa depan)






>Implementasi mekanisme dasar untuk kesimpulan, asosiasi dan pembelajaran dalam perangkat lunak
>Intelegensi buatan dasar
>Implementasi mekanisme dasar untuk mengambil dan mengatur dasar pengetahuan
>Pemanfaatan pengenalan pola

Referensi:

http://adesurya03.blogspot.co.id/

Sabtu, 18 Juni 2016

MENGHITUNG GGL MENGGUNAKAN PASCAL



Kali ini saya akan kembali mengaplikasikan program Pascal dalam menghitung GGL Induksi..
Berikut adalah isi program, flowchart dan juga contoh hasil dari main program Pascal itu sendiri:

Program GGl_induksi;

uses wincrt;
var pilihan1:string;

var a,b,c:real;
Rm1 : real;

var d,e,f,g:real;
Rm2 : real;

procedure Rumus_1(Np: real; dFluks:real; dt:real;
var Rm1:real);
begin
Np := 1000; dFluks := 35.76; dt := 60;
Rm1 := -Np * (dFluks / dt);
end;

procedure Rumus_2(Np: real; B:real; A:real; dt:real;
var Rm2:real);
begin
Np := 1000; B := 40; A := 20; dt:=60;
Rm2 := -Np * (A * B) / dt;

end;

begin

writeln('PROGRAM MENGHITUNG GGL INDUKSI');
writeln('[1] RUMUS 1');
writeln('[2] RUMUS 2');
writeln('-------------------------------');
writeln('Pilih 1/2 : '); read(pilihan1);
writeln;


if (pilihan1 = '1') then

begin
 writeln('-======Program Procedure GGL INDUKSI RUMUS 1======-');
 writeln('masukan nilai Np : 1000 ');
 writeln('masukan nilai Df : 35.76');
 writeln('masukan nilai dt : 60');
 readln;
 Rumus_1(a,b,c,Rm1);
 write('nilai E(Besaran GGL induksi) adalah : ', Rm1:2:2);
 readln;
 end
else
if (pilihan1 = '2') then

begin
 writeln('-======Program Procedure GGL INDUKSI RUMUS 2======-');
 writeln;
 writeln('masukan nilai Np : 1000');
 writeln('masukan nilai B  : 40');
 writeln('masukan nilai A  : 20');
 writeln('masukan nilai dt : 60');
 readln;
 Rumus_2(d,e,f,g,Rm2);
 write('Nilai E(Besaran GGL induksi) adalah : ', Rm2:2:2);
 readln;
 end
else
begin
writeln('salah input');
end;
readln;
end.






THANKS

Senin, 30 Mei 2016

Menghitung GGL Induksi

program menghitung_GGL_Induksi;
uses crt;

var
e,f,g,h,i,j,k,l,m: real;
pilihan1: string;

function Rumus_1(Np,dFluks,dt: Real): Real;
var
Rm1: Real;
begin
Rm1 := -Np*(dFluks/dt);

Rumus_1 := Rm1;
end;

function Rumus_2(Np,B,A,dt: Real): Real;
var
Rm2: Real;
begin
Rm2 := -Np*(A*B)/dt;

Rumus_2 := Rm2;
end;

begin
clrscr;
writeln('Rumus GGL');
writeln('1. Rumus 1  |');
writeln('2. Rumus 2  |');
writeln('-------------');
writeln('Pilih 1/2 : '); readln(pilihan1);
writeln;

if (pilihan1 = '1') then
begin
writeln('Diketahui NIlai Np: 1000,dFluks : 35.76, dt : 60');
writeln;
writeln('masukan nilai Np : 1000');
writeln('masukan nilai Df : 35.76');
writeln('masukan nilai dt : 60');

   f := 1000; g := 35.76; h := 60;
   e := Rumus_1(f,g,h);
writeln('Maka Nilai E(Besaran GGL induksi ialah: ',f,'(',g,'/',h,') =',e);
readln;
end
else if (pilihan1 = '2') then
begin
writeln('Diketahui Nilai N : 1000, A(Luas Daerah) : 40, B(Induksi Magnet) : 20 , dt : 60 ');
writeln;
writeln('masukan nilai N : 1000');
writeln('masukan nilai B : 40');
writeln('masukan nilai A : 20');
writeln('masukan nilai dt : 60');

   j := 1000; k := 40; l := 20; m := 60;
   i := Rumus_2(j,k,l,m);
write('Maka Nilai E Ialah: ',j,'*((',k,'*',l,')/',m,' = ',i);
readln;
end
else
begin
writeln('salah input');
end;

readln;

end.


- Flowchart

- Program saat dijalankan





Cara Menghitung Nilai GGL Induksi






program menghitung_GGL_Induksi;
uses crt;

var
e,f,g,h,i,j,k,l,m: real;
pilihan1: string;

function Rumus_1(Np,dFluks,dt: Real): Real;
var
Rm1: Real;
begin
Rm1 := -Np*(dFluks/dt);

Rumus_1 := Rm1;
end;

function Rumus_2(Np,B,A,dt: Real): Real;
var
Rm2: Real;
begin
Rm2 := -Np*(A*B)/dt;

Rumus_2 := Rm2;
end;

begin
clrscr;
writeln('Rumus GGL');
writeln('1. Rumus 1  |');
writeln('2. Rumus 2  |');
writeln('-------------');
writeln('Pilih 1/2 : '); readln(pilihan1);
writeln;

if (pilihan1 = '1') then
begin
writeln('Diketahui NIlai Np: 1000,dFluks : 35.76, dt : 60');
writeln;
writeln('masukan nilai Np : 1000');
writeln('masukan nilai Df : 35.76');
writeln('masukan nilai dt : 60');

   f := 1000; g := 35.76; h := 60;
   e := Rumus_1(f,g,h);
writeln('Maka Nilai E(Besaran GGL induksi ialah: ',f,'(',g,'/',h,') =',e);
readln;
end
else if (pilihan1 = '2') then
begin
writeln('Diketahui Nilai N : 1000, A(Luas Daerah) : 40, B(Induksi Magnet) : 20 , dt : 60 ');
writeln;
writeln('masukan nilai N : 1000');
writeln('masukan nilai B : 40');
writeln('masukan nilai A : 20');
writeln('masukan nilai dt : 60');

   j := 1000; k := 40; l := 20; m := 60;
   i := Rumus_2(j,k,l,m);
write('Maka Nilai E Ialah: ',j,'*((',k,'*',l,')/',m,' = ',i);
readln;
end
else
begin
writeln('salah input');
end;

readln;

end.

Senin, 11 April 2016

Cara Menghitung GGL Induksi via Pascal

Pada tugas kali ini saya mengerjakan Cara Menghitung GGL Induksi via Pasca.

1. Ini adalah Flowchart dari programnya :


























2. Dan ini adalah hasil dari kodingan programnya :
























Penjelsan dari program ini adalah:
Start : memulai program
Input : dimana ada A dan b
Condition a dan b : dimana kita harus memilih, antara A dan B
Input a : dimana berupa inputan nilai Np,dfluks,dan dt
Proses a : dari inputan tadi kemudian di proses dengan rumus
Output a : Dari proses kita mendapatkan hari output berupa Ep
Condition a Ep > -596 : suatu kondisi apa bila kita mendapatkan hasil output lebih besar dari -596 maka akan muncul perintah "Hasil salah"
Condition a Ep < -596 :suatu kondisi dimana kita mendapatkan hasil output yang lebih kecil dari -596 dan akan muncul perintah "Hasil salah"
Condition a Ep = -596 : suatu kondisi dimana hasil yang di dapat di output sama dengan -596 dan muncul perintah "Hasil benar"
Input b : merupakan inputan Np,wt,fluksm,phi,L yang harus kita isi
Proses b : dari input tadi kemudian di proses oleh rumus
Output b : lalu akan mendapatkan hasil Ep
End : mengakhiri program


3. Ini adalah hasil dari program yang telah saya jalankan :













Demikian program Menghitung GGL Induksi via Pascal yang telah saya buat.

Minggu, 06 Maret 2016

Menghitung GGL Induksi pada Kumparan Primer Menggunakan Visual Basic

Coding untuk membuat program menghitung GGL Induksi pada Kumparan Primer menggunakan program Visual Basic


Berikut adalah alur program yang akan dibuat pada program Visual Basic :


Modul 1

Public Np_rumus1, Np_rumus2, Dflux, Dt, fluks_maks, sin, omega_t, phi, L, Ep_rumus1, Ep_rumus2, Ep_hasil
Public Label_keterangan_output, Label_hasil_Ep, rumus_pilihan

Sub hitung_ggl_induksi()
   
End Sub

Sub rumus1()
    rumus_pilihan = 1
   
    Ep_hasil = Ep_rumus1
    Form_input_rumus1.Hide
    Call tampilkan_hasil

End Sub
Sub rumus2()
    rumus_pilihan = 2
   
    Ep_hasil = Ep_rumus2
    Form_input_rumus2.Hide
    Call tampilkan_hasil
'Call ambil_data_input_rumus2
End Sub

Sub tampilkan_hasil()
    Form_hasil_Ep.Label_keterangan_output = "Output Ep menggunakan Rumus " & rumus_pilihan
    Form_hasil_Ep.Label_hasil_Ep = Ep_hasil
    Form_hasil_Ep.Show
    Form_pilihan_rumus.Hide
   
End Sub


Sub ambil_data_input_rumus1()
    
    Np_rumus1 = InputBox_Np_rumus1.Value
    Dflux = InputBox_dfluks.Value
    Dt = InputBox_dt.Value
    Ep_rumus1 = -Np_rumus1 * (Dflux / Dt)
   
       
End Sub

Sub ambil_data_input_rumus2()
    Np_rumus2 = InputBox_Np_rumus2.Value
    fluks_maks = InputBox_fluks_maks.Value
    sin = InputBox_sin.Value
    omega_t = InputBox_omega_t.Value
    phi = InputBox_phi.Value
    L = InputBox_L.Value
    Ep_rumus2 = -Np_rumus2 * fluks_maks * sin * (omeg_t * (phi / L))
End Sub


Sub run_program()
    Range("C17").Select
    Selection.ClearContents
    Call form_pilihan_rumus_show
End Sub

Modul 2

Sub form_pilihan_rumus_show()
    Form_pilihan_rumus.Show
End Sub

Sub form_pilihan_rumus_hide()
    Form_pilihan_rumus.Hide
End Sub

Sub form_input_rumus1_show()
    Form_input_rumus1.Show
End Sub
Sub form_input_rumus1_hide()
    Form_input_rumus1.Hide
End Sub


Sub form_input_rumus2_show()
    Form_input_rumus2.Show
End Sub
Sub form_input_rumus2_hide()
    Form_input_rumus2.Hide
End Sub

Sub form_hasil_Ep_show()
    Form_hasil_Ep.Show
End Sub

Sub form_hasil_Ep_hide()
    Form_hasil_Ep.Hide
End Sub

Form 1

Private Sub OptionButton1_Click()
    Form_input_rumus1.Show
End Sub

Private Sub OptionButton2_Click()
    Form_input_rumus2.Show
End Sub

Form 2

Private Sub OkButton_input_rumus2_Click()
    Np_rumus2 = Me.InputBox_Np_rumus2.Value
    fluks_maks = Me.InputBox_fluks_maks.Value
    sin = Me.InputBox_sin.Value
    omega_t = Me.InputBox_omega_t.Value
    phi = Me.InputBox_phi.Value
    L = Me.InputBox_L.Value
    Ep_rumus2 = -Np_rumus2 * fluks_maks * sin * (omega_t * (phi / L))
    Call rumus2
End Sub

Form 3

Private Sub OkButton_input_rumus1_Click()
    Np_rumus1 = Me.InputBox_Np_rumus1.Value
    Dflux = Me.InputBox_dfluks.Value
    Dt = Me.InputBox_dt.Value
    Ep_rumus1 = -Np_rumus1 * (Dflux / Dt)
    Call rumus1
End Sub

Form 4

Private Sub CommandButton_close_form_hasil_Ep_Click()
    Sheet1.Range("C17").Select
    Selection.Value = Ep_hasil
    form_hasil_Ep_hide

End Sub

Minggu, 07 Februari 2016

SISTEM BUS DAN ALU

CPU

Unit Pengolah Pusat (UPP) (bahasa Inggris: CPU, singkatan dari Central Processing Unit), merujuk kepada perangkat keras komputer yang memahami dan melaksanakan perintah dan data dari perangkat lunak. Istilah lain, prosesor (pengolah data), sering digunakan untuk menyebut CPU. Adapun mikroprosesor adalah CPU yang diproduksi dalam sirkuit terpadu, seringkali dalam sebuah paket sirkuit terpadu-tunggal. Sejak pertengahan tahun 1970-an, mikroprosesor sirkuit terpadu-tunggal ini telah umum digunakan dan menjadi aspek penting dalam penerapan CPU.
  • Cara kerja CPU:


    1.     Membaca, mengkodekan dan mengeksekusi instruksi program

    2.     Mengirim data dari dan ke memori, serta dari dan ke bagian input/output.

    3.     Merespon interupsi dari luar.

    4.     Menyimpan data untuk sementara waktu menyediakan clock dan sinyal kontrol kepada sistem.
  • Fungsi CPU

           CPU berfungsi seperti kalkulator, hanya saja CPU jauh lebih kuat daya pemrosesannya. Fungsi utama dari CPU adalah melakukan operasi aritmatika dan logika terhadap data yang diambil dari memori atau dari informasi yang dimasukkan melalui Source

  • Komponen CPU terbagi menjadi beberapa macam, yaitu :

1 Unit Kontrol yang mampu mengatur jalannya program.


2. Register merupakan alat penyimpanan kecil yang mempunyai kecepatan akses cukup tinggi, yang  digunakan untuk menyimpan data dan/atau instruksi yang sedang diproses.

3. ALU unit ini yang bertugas untuk melakukan operasi aritmetika dan operasi logika berdasar instruksi yang

4. CPU Interconnections adalah sisem koneksi dan bus yang menghubungkan komponen internal CPU.

 
  • SISTEM BUS
 
        BUS sistem terdiri dari sejumlah bus yang berlainan yang menyediakan jalan antara dua buah komponen yang menghubungkan komponen-kompoen utama komputer (CPU, Memori. I/O). Sistem bus adalah penghubunga bagis keseluruhan komponen-komponen dalam menjalankan tugasnya.







 

  • Sruktur Sistem BUS

1. Saluran data
Saluran data memberikan lintasan bagi perpindahan data antara dua modul sistem. Lebar bus data perupakan faktor penting dalam menentukan kinerja sistem secara keseluruhan.

2. Saluran Alamat
Saluran alamat digunakan untuk menandakan sumber atau tujuan data pada bus data.

3. Saluran Kontrol
Saluran kontrol digunakan untuk mengontrol akses ke saluran alamat dan penggunaan data.


  • Beberapa BUS utama dalam sistem komputer modern:

1. Bus Processor. Bus ini merupakan bus tercepat dalam sistem dan menjadi bus inti dalam chipset dan motherboard. Bus ini utamanya digunakan oleh prosesor untuk meneruskan informasi dari prosesor ke chace atau memori utama ke chipset kontrolir memori (Northbridge, MCH, atau SPP).
2. Bus AGP (Accelerated Graphic Port). Bus ini merupakan bus yang didesain secara spesifik untuk kartu grafis. bus AGP. Mulai tahun 2005, saat PCI Express mulai marak digunakan, bus AGP ditinggalkan.

3. Bus PCI (Peripherals Component Interconnect). Bus PCI tidak tergantung prosesor dan berfungsi sebagai bus peripheral.
4. Bus PCI Express (Peripherals Component Interconnect Express)
5. Bus PCI-X
6. Bus ISA (Industry Standard Architecture)
7. Bus EISA (Extended Industry Standard Architecute)
8. Bus MCA (Micro Channel Architecture)

9. Bus SCSI (Small Computer System Interface). Bus ini diperkenalkan oleh Macintosh pada tahun 1984. SCSI merupakan antarmuka standar untuk drive CD-ROM, peralatan audio, harddisk, dan perangkat penyimpanan eksternal berukuran besar.

10. Bus USB (Universal Serial Bus). Bus ini dikembangkan oleh tujuh vendor komputer, yaitu Compaq, DEC, IBM, Intel, Microsoft, NEC, dan Northern Telecom. Bus ini ditujukan bagi perangkat yang memiliki kecepatan rendah seperti keyboard, mouse, dan printer karena tidak akan efisien jika perangkat yang berkecepatan rendah dipasang pada bus berkecepatan tinggi seperti PCI.